E-Beuty

November 21st, 2007 by srisukarmi-06

e-BEAUTY

 

A. Latar belakang

Seiring
dengan berkembangnya dunia teknologi dan informasi, maka hampir semua aspek
pekerjaan manusia yang pada awalnya dikerjakan secara manual mulai berpindah
dengan menggunakan komputerisasi. Komputer adalah alat bantu manusia dalam
menyelesaikan berbagai pekerjaan yang saat ini dan kedepannya akan memegang
peranan yang sangat penting. Ini disebabkan karena dengan menggunakan sistem
komputerisasi maka berbagai informasi yang dibutuhkan akan dapat dengan cepat
diolah dan diberikan kepada yang membutuhkan informasi tersebut.

Dewasa ini
dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, maka manusia terus
berfikir untuk lebih mempermudah kegiatan manusia. E-beauty merupakan salah
satu kegiatan e-Bisnis yang sangat mempermudah kegiatan bisnis, dimana pembeli
tidak perlu mendatangi tempat penjualan untuk membeli produk kecantikan dan
dengan pilihan yang terbatas. Dengan e-Beauty pembeli hanya akan memasuki
website e-Beauty yang menyediakan informasi tentang produk kecantikan dan
dengan pilihan yang beragam.

 

B. Tujuan

  • Menawarkan produk kecantikan melalui web.
  • Mempermudah proses bisnis.

 

C. Rancangan Sistem

E-beauty
adalah web yang menyediakan berbagai produk kecantikan, sistem dalam e-Beauty
ini adalah e-Beauty bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang memproduksi
produk kecantikan.

Untitled
Isi web
berisi tawaran kepada masyarakat tentang berbagai produk kecantikan dengan
memberi penjelasan kepada masyarakat tentang manfaat dan kelebihan
masing-masing produk.


Bentuk Sistem:

Dalam
sistem tersebut menggambarkan bahwa apabila ada masyarakat yang mengakses web
e-Beauty yang menawarkan berbagai produk kecantikan, apabila masyarakat
tersebut berminat membelinya dengan mengklik barang yang akan dibeli. Apabila
kata sepakat telah terbentuk, maka sistem secara otomatis menyampaikan
permintaan kepada perusahaan yang memproduksi barang produk yang
bersangkutan.dengan mengirimkan data pembeli secara lengkap.

Setelah
data diterima oleh perusahaan, maka perusahaan mengirimkan barang langsung
kepada pembeli. Sedangkan proses transaksi terjadi antara pembeli dan e-Beauty,
dan proses transaksi kepada perusahaan terjadi antara perusahaan dengan e-Beauty.
Proses pembayaran melalui bank dan pengiriman barang melalui pos.

E-bisniss

November 5th, 2007 by srisukarmi-06

 

What
is E-Commerce and E-Business ?

  • Definition
          :                                 


E-Commerce

 

:
merupakan satu set dinamis teknologi , aplikasi dan proses bisnis
yang menghubungkan perusahaan , konsumen dan komunitas tertentu
melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang , pelayanan dan
informasi yang dilakukan secara elektronik.

 

E-Business

 

:
merupakan kegiatan bernisnis di Internet yang tidak saja pembelian,
penjualan dan jasa, tapi juga pelayanan pelanggan dan kerja sama
dengan rekan bisnis (bail individual maupun instansi).

 

Saat
ini dunia perdagangngan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu.
Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia perdagangngan mampu
menyediakan layanan jasa dan barang dengan instan sesuai dengan
permintaan konsumen. Untuk mengatasi masalah tersebut maka kini
muncul transaksi yang menggunakan media Internet untuk menghubungkan
antara produsen dan konsumen. Transaksi melalui Internet ini lebih
dikenal dengan nama E-Commerece dan E-Business.

Secara
umum E-commerce dapat diartikan sebagai segala bentuk transaksi
perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service)
dengan menggunakan media elektronik. Jelas, selain dari yang telah
disebutkan di atas, bahwa kegiatan perniagaan tersebut merupakan
bagian dari kegiatan bisnis. Kesimpulan: "e-commerce is a part
of e-business".ngan penjual, investor dengan mitra lokalnya dan
produsen dengan supliernya.

 

  • Dampak
    Positive Dan Negative E-commerce Dan E-bussiness

 

 

Dampak
Positive E-Commerce dan E-Business:

 

1.
Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih
menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.

 

2.
Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).

 

3.
Menurunkan biaya operasional(operating cost).

 

4.
Melebarkan jangkauan (global reach).

 

5.
Meningkatkan customer loyality.

 

6.
Meningkatkan supplier management.

 

7.
Memperpendek waktu produksi.

 

8.
Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan)

 

 

Dampak
negatif E-Commerce dan E-Business :

 

1.
Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang
penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau
dia telah mengganti semua data finansial yang ada.

 

2.
Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa
menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang
tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si
korban.

 

3.
Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini
bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.

 

4.
Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan
seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan.
Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke
rekeningnya sendiri.

 

5.
Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam
faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain
yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.

 

6.
Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan
dengan sengaja , ketidakjujuran , praktek bisnis yang tidak benar ,
kesalahan faktor manusia , kesalahan faktor manusia atau kesalahan
sistem elektronik.

Security
Beberapa metode pengamanan data dalam transaksi E-Commerce dan
E-Bussines : Kriptografi Public Key : merupakan sistem asimetris
(tidak simetris) menggunakan beberapa key untuk pengenkripsian yaitu
public key untuk enkripsi data dan private key untuk dekripsi data.
Public key disebarkan ke seluruh dunia sementara private key tetap
disimpan. Siapapun yang memiliki public key tersebut dapat
mengenkripsi informasi yang hanya dapat dibaca oleh seseorang yang
memiliki private key walaupun anda belum pernah mengenal bahkan tidak
tahu sama sekali siapa yang memiliki public key tersebut. Contoh :
Elgamal , RSA , DSA. Keuntungan : memberikan jaminan keamanan kepada
siapa saja yang melakukan pertukaran informasi meskipun diantara
mereka tidak ada persetujuan mengenai keamanan data terlebih dahulu
maupun saling tidak mengenal satu sama lain.

 

 

  • Sistem
    Transaksi E-Commerce

 

SISTEM
ORDER BELANJA

 

1.
Order Belanja Dengan Order Form

 

Cara
order form adalah merchant menyediakan daftar produk yang ditawarkan
beserta deskripsi produknya. Di dalam order form, terdapat 2 bagian ,
yaitu bagian penawaran produk, dan bagian jenis pembayaran. Pada
bagian penawaran produk berisi produk yang ditawarkan, harga tiap
barang, dan disertai dengan deskripsi produk yang ditawarkan, tetapi
tidak menampilkan gambar produk tersebut. Sedangkan pada bagian jenis
pembayaran, merchant menyediakan form jenis – jenis pembayaran

 

2.
Order Belanja Dengan Shopping Cart Shopping cart

 

merupakan
sebuah software yang digunakan merchant untuk mempermudah para
costumer dalam memilih barang yang ingin dibeli. Software ini akan
melakukan kalkulasi pajak penjualan, jumlah total barang yang dibeli,
dan total keseluruhan biaya yang haus dibayar. Perbedan dengan order
form adalah, pada shopping chart ditampilkan gambar produk yang
dijual dan deskripsi nya, sedangkan pada order form hanya deskripsi
produk tersebut.

 

SISTEM
PEMBAYARAN

 

1.
Sistem Pembayaran Dengan Credit Card

 

Sistem
pembayaran dengan menggunakan credit card adalah metode yang
pembayaran yang paling banyak digunakan secara online.

 

Beberapa
cara atau kategori untuk penggunaan credit card sebagai metode
pembayaran :

 

-
Metode enkripsi dengan menggunakan protokol SSL.

Cara
kerjanya yaitu protocol mengamankan atau memproteksi informasi credit
card yang dikirimkan oleh cardholder ke merchant dengan menggunakan
public key dan private key encryption.

 

-
Metode Three Party Payment System.

Atau
disebut juga verifikasi pihak ketiga. Yaitu terdapat pihak ketiga
yang berfungsi sebagai tempat atau gerbang pembayaran (payment
gateway).

Cara
kerjanya yaitu cardholder memberikan informasi credit card kepada
pihak ketiga. Dan payment gateway akan melakukan otorisasi. Dan
mengirimkan hasil otorisasi berupa suatu kode kepada merchant.
Kemudian merchant akan mengirimkan barang kepada pembeli
(cardholder). Salah satu contoh adalah menggunakan SET (Secure
Electronic Transaction).

 

2.
Sistem Pembayaran Off-line Dengan SmartCard

 

Sistem
pembayaran off-line ini diterapkan apabila merchant sulit terhubung
on-line ke suatu bank untuk melakukan otorisasi pembayaran.

Cara
kerjanya yaitu cardholder memasukan uang ke dalam smart card yang
disebut dengan uang elektronik, melalui ATM bank atau internet,
dimana uang tersebut digunakan untuk belanja atau melakukan transaksi
di internet.

Setelah
cardholder melakukan transaksi, pada selang waktu tertentu, merchant
akan menagih nota penjualan kepada bank. Yang mana nota penjualan
tersebut adalah yang diberikan oleh cardholder kepada merchant. Dan
sistem pembayarannya menggunakan smartcard dan metode kriptografi.
Sistem ini adalah sistem yang paling baru diterapkan saat ini.

Bentuk
sistem order dan pembayaran e-commerce bermacam-macam, cara kerja
setiap sistem juga berbeda-beda, dan setiap sistem mempunyai
kelebihan dan kelemahannya masing-masing.

 

 

  • Keamanan
    E – Commerce

 

Didalam
transaksi e-commerce bisa terjadi penyadapan, misalnya penyadapan
informasi kartu kredit cardholder. Untuk mengatasi hal tersebut,
dikembangkan beberapa bentuk sistem pengamanan dalam
bertransaksi.Sistem tersebut menggunakan metode enkripsi atau yang
lebih dikenal dengan kriptografi yaitu metode penyajian suatu pesan
atau data yang terkirim melalui jaringan publik dengan kunci –
kunci (keys) tertentu.

 

Didalam
kriptografi ada empat hal pokok yaitu:

 

Ø
Confidentiality :informasi hanya, untuk dan dimengerti oleh mereka
yang berhak

 

Ø
Integrity :informasi tidak dapat diubah ditempat penyimpanan

 

Ø
Non-Repudiation :informasi bisa dipastikan siapa pengirim dan
penerimanya

 

Ø
Authentication :pengirim dan penerima bisa saling komfirmasi tentang
masing-masing identitas dan asal atau tujuan informasi.

 

Teknologi
kriptografi yang dihasilkan harus berdasarkan pada empat hal tersebut
sehingga keamanan informasi dapat terjadi. Ada beberapa teknologi
enkripsi yang cukup popular diantaranya:

 

Secure
Socket Layer(SSL)

 

Digunakan
untuk mengamankan komunikasi web HTTP antara browser dan web browser.
SSL menggunakan tiga protocol yaitu SSL Handshake Protokol (tempat
berlangsungnya session yang terjadi antara client dan SSL server),
SSL Change Chiper Spec Protocol (memberikan persetujuan kepada
chippersuite ketika session sedang berlangsung), SSL Alert Protokol
(menyampaikan pesan error SSL antara SSL server dengan client).

 

Kombinasi
Publik Key/Private Key Publik key

 

adalah
kunci yang dikenal oleh umum,sedangkan private key merupakan kunci
yang diketahui oleh pemiliknya. Ada perbedaaan dalam private key dan
public key yaitu private key menggunakan satu kunci untuk melakukan
proses enkripsi dan deskripsi,sedangkan public key mengunakan kunci
yang berbeda.

 

Private
key memiliki keuntungan yaitu operasinya cepat, sedangkan public key
mempunyai kekurangan yaitu membutuhkan komputasi yang tinggi dan
membutuhkan key repository.

 

Certification
Authority(CA)/digital signature Digital signature

 

adalah
suatu konsep yang memungkinkan penerima informasi untuk menguji
terlebih dahulu keaslian informasi yang didapat dan juga untuk
menyediakan bahwa data yang diterimanya dalam keadaan utuh. Digital
signature sebenarnya bukan merupakan tanda tangan yang kita kenal
melainkan suatu cara untuk menandai suatu dokumen sehingga dokumen
atau data tersebut tidak hanya mengidentifikasi pengirim, namun
memastikan keutuhan dokumen sehingga tidak berubah selama proses
transmisi. Certification Authority merupakan pihak ketiga yang
dipercaya untuk membangun antara sepasang public atau private key
dangan individu. Certification Authority ini akan memberikan suatu
sertifikat digital yang menunjukkan identitas dari pengguna.

 

Secure
Electronic Transactions(SET) SET

 

merupakan
gabungan antara teknologi public/ private key dengan digital
signature. Pada enkripsi, public key menggunakan enkripsi 56 bit
sampai dengan 1024 bit, sehingga tingkat kombinasi enkripsinya pun
sangat tinggi. Didalam bertransaksi, CA membuatkan sertifikat digital
yang berisi informasi jati diri dan kunci publik cardholder, berikut
informasi nomor kartu kredit yang ‘disembunyikan’,sehingga
cardholder seperti mempunyai “KTP” digital. Biaya pengembangan
infrastruktur SET relative sangat mahal, sehingga ini merupakan salah
satu kerugiannya.

 

 

konsep

October 8th, 2007 by srisukarmi-06

KONSEP
konsep E-technologi saya adalah system "Informasi Tagihan Rekening Listrik Dengan Via SMS".
dalam program ini hal yang akan dikembangkan adalah memberi informasi kepada pengguna PLN (listrik) secara otomatis melalui via SMS. bentuk sistem ini adalah pada saat menjelang jatuh tempo waktu pembayaran rekening listrik maka sistem secara otomatis mengirimkan SMS kepada nasabah. dengan memberi data informasi berupa: tanggal jatuh tempo pembayaran, jumlah tagihan, dan jumlah denda.

kendala yang dihadapi:
semua pengguna layanan PLN ( listrik ) harus memiliki Handphone untuk dapat menikmati layanan system ini.

Ringkasan E-Tech

October 8th, 2007 by srisukarmi-06

E-technologi adalah suatu kumpulan teknologi yang diimplementasikan secara terintegrasi, atau dengan kata lain bagaimana mengkonvergencikan semua kegiatan dengan teknologi informasi sehingga menghasilkan suatu sistem yang baru.

dalam menciptakan E-technologi  terdapat 4 unsur yang harus ada di dalamnya yaitu:

  1. device yaitu alat-alat yang digunakan dalam pengembangan sistem yang akan dibuat, dalam hal ini adalah komputer atau server.
  2. S/O (sistem operasi) yaitu program sistem operasi yang digunakan. misalnya:windows, linux, atau DOS.
  3. Aplikasi, program yang telah dibuat dalam suatu system. Contohnya:program pengecekan stock barang dalam sebuah supermarket.
  4. technology, merupakan rangkaian dari ketiga unsur diatas. Apabila ketiga unsur tersebut dilaksanakan maka akan membentuk suatu teknology.

E-technology bisa juga diartikan sebagai pembuatan suatu sistem sehingga menghasilkan new models. Dalam penciptaan E-technology umumnya membutuhkan jaringan internet, namun tanpa jaringan internetpun E-technologi dapat di bentuk yaitu dengan jaringan intranet. yang terpenting adalah dibangun dalam suatu jaringan.